.mapouter{position:relative;text-align:right;height:500px;width:600px;}embedgooglemap.net.gmap_canvas {overflow:hidden;background:none!important;height:500px;width:600px;}
Home / Articles posted bylucidaco (Page 38)

Author: lucidaco

PPN Naik Jadi 12% Banyak Diprotes, Airlangga Buka Suara

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara merespons banyaknya penolakan terhadap rencana pemerintah yang ingin menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025, dari yang saat ini sebesar 11%. Airlangga menekankan, kenaikan tarif PPN itu sudah menjadi amanat undang-undang (UU) untuk dinaikkan pasa tahun depan, maka pemerintah hanya bisa melaksanakan. UU...
Read More

Halo! THR & Bonus Kena Pajak, Begini Cara Ngitungnya

Pemerintah telah menetapkan ketentuan bagi perusahaan untuk membayarkan secara penuh tunjangan hari raya (THR) bagi para pegawai. Namun, perlu diingat bahwa THR merupakan bagian dari penghasilan yang dikenakan pajak. Dalam buku Cermat Pemotongan PPh Pasal 21/26 Direktorat Jenderal Pajak (DJP), disebutkan bahwa penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Pegawai Tetap adalah menghitung seluru...
Read More

Efek Domino Kenaikan PPN 12%, Merambah ke Berbagai Sektor

Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) menyatakan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% akan berdampak ke berbagai sektor. Mulai dari manufaktur, pendidikan, hingga akomodasi ikut merasakan dampak negatif dari kenaikan tarif ini. "Dari pemodelan saya ada manufaktur itu terdampak, kemudian pertanian, transportasi, pergudangan dan penyediaan akomodasi hingga...
Read More

Awas! Warga Bali & Sumut Diramal Paling Terhantam PPN 12%

 Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebut kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% akan berdampak pada sektor pariwisata RI. Daerah-daerah yang selama ini menggantungkan pendapatan warganya dari sektor pariwisata dikhawatirkan akan merasakan dampak paling besar dari kebijakan ini. "Provinsi yang tergantung pada sektor pariwisata seperti Bali dan Sumate...
Read More

Ditetapkan KPU Jadi Pemenang Pilpres, Prabowo Bisa Batalkan PPN 12%!

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebut kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% akan menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa tergerus sebesar 0,17%. Hal ini harus menjadi perhatian Presiden terpilih Prabowo Subianto yang ingin menggenjot ekonomi tum...
Read More

Dampak Ngeri PPN 12%, Tiket Pesawat Diprediksi Makin Terbang

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebut kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% akan berefek ke berbagai sektor, termasuk transportasi. INDEF memperkirakan harga tiket pesawat bisa makin mahal. "Tiket akan naik, hotel akan naik, karena kenaikan 1 atau 2 persen itu besar, katakanlah harga tiketnya Rp 2 juta, itu bisa naik berapa," kata peneliti Center of M...
Read More

Duh! PPN 12% Dikhawatirkan Bikin RI Kebanjiran Barang Impor

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) khawatir kebijakan pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% akan menyebabkan RI kebanjiran barang impor. Meningkatnya impor terjadi karena masyarakat ingin mencari barang yang lebih murah dari luar negeri. "Dengan adanya perbedaan PPN yang terjadi bisa saja berkontribusi pada makin tingginya impor dari luar negeri...
Read More

Ingat! Punya Kripto, NFT & Logam Mulia Wajib Lapor Pajak

Tidak lama lagi, masa pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2023 bagi orang pribadi atau karyawan maupun wajib pajak badan akan berakhir, yakni pada 31 Maret 2024. Semua harta yang dimiliki atau diperoleh pun sepanjang tahun itu pun harus dilaporkan. Seluruh harta yang dilaporkan ini pun tidak ada minimal nilainya. Mulai dari uang tunai, sepeda, handphone, rumah, saham bahkan utang wajib...
Read More

Pengusaha Pilih Pajak Perusahaan Naik Ketimbang PPN Jadi 12%

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengaku lebih setuju pemerintah menaikkan tarif pajak penghasilan badan (PPh Badan), ketimbang tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12%. Benny menjelaskan, PPh Badan lebih baik dinaikkan pemerintah untuk mencari tambahan penerimaan pajak saat ketimbang PPN, karena pengenaan PPh Badan dibayarkan setelah catatan untung ...
Read More

Soal PPN 12%, Sri Mulyani Sebut Itu Tergantung Presiden Baru

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara soal implementasi kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% mulai 1 Januari 2025. Meski sudah disepakati pemerintah dan DPR pada 2021 lalu, namun hal itu masih berpotensi diubah. Diketahui kesepakatan tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Pasal 7 menyebutkan k...
Read More
Top